Twenty Seven Years Old

27 years. Really? Seriously? I made a plan for got married this year. But even boyfriend, i didn’t have. Still, I wanna say HAPPY BIRTHDAY TO ME.
Ulang tahun saya sebenarnya sudah lewat yaitu tanggal 3 kemaren. Cuma belum sempat update blog dikarenakan males. Yah itu adalah jawaban paling jujur seorang blogger ataupun content creator lainnya. Hari ini kenapa saya ngepost yaitu karena ada hal yang ingin saya bagikan dengan siapapun para pembaca blog ini.
Berada di titik terbawah dalam hidup rentan membuat kita depresi. Hal-hal tidak berjalan sesuai maunya kita. Belum lagi diskriminasi yang kita terima. Jujur ketika saya merangkai kata demi kata ini, air mata menetes di pipi saya. Ohh so mellow.. but yes it is. I am such a melancholic person. Nonton drama korea saja saya bisa nangis.  Tapi serius saat ini perasaan saya lagi tidak karuan. Marah, sedih, kesel, lapar (karena dari pagi makannya cuma mie instan).
Ok jadi begini. Salah satu hal yang paling saya benci adalah harusnya saya marah tapi tidak bisa. Teman-teman ada yang pernah merasa seperti ini tidak?? Marah tapi tidak bisa. Tidak bisanya bukan karena dilarang marah tapi memang keadaannya saja yang melarangnya. Bingung maksud saya apa?! Maksudnya begini loh ketika kita berada di posisi terendah, kita tuh tidak akan direspect sama orang lain even keluarga kita sendiri. Contoh kita belum punya kerjaan artinya kita tidak ada penghasilan. Nah bakal dibeda-bedain dengan orang lain. Tidak perlu jauh-jauh, bedainnya sama sodara sendiri.
Terus misalnya nih kita baru dibeliin apa ke gitu sama sodara kita. Lalu sesuatu itu dirusakin atau dipake sama anak dari sodara kita yang tadi itu. Lah kita mau marah aja susah. Pas beli juga bukan pake uang kita. Iye kan, tapi maksud saya gini loh. Kita mau marah karena sesuatu itu kita jaga betul agar tidak rusak. Kalo rusak masa saya minta lagi. Mau berapa kali terus-terusan gitu. Saya masih ada perasaan juga keles.
Inilah yang paling saya benci. Mengapa sih dalam hidup ini harus ada take and give. Karena saya sudah “take” jadi saya harus bales dengan “give” gitu. Masa give nya harus mengorbankan diri sendiri. Saya ngerti sih kebaikan memang harus dibalas kebaikan. Tapi masa …ah yasudahlah seperti kata Bondan Prakoso.
Satu hal yang bikin saya sadar saya harus punya penghasilan sendiri secepatnya. Ngomong2 kalo ada sodara ataupun kerabat yang baca tulisan ini, sebelum pada kepoin dan parahnya ngejudge kenapa saya terkesan santai padahal sekarang lagi rame-ramenya CPNS.
Satu. Tinggi badan kurang
Dua. Tidak memiliki sertifikat beladiri
Terakhir. Saya suka anjing tapi kalo berhadapan langsung dengan jarak dekat tidak berani dan takut akan dijilat lagi. dan itu haram bagi agama saya. So itu beberapa alasan kenapa saya batal mencoba CPNS. Ngerti ora,, GN!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Musim Nikah

F.U.C.K